Eksis dengan Video Blogging

Hiburan, Penyiaran

sony-hdr-cx11e-handycam-thumbTahu dong video blogging? Blog yang isinya berbasis rekaman video. Setidaknya ada 4 blog Indonesia yang berbagi cerita melalui rekaman video. Coba cek saja: Orangebox.tv, Webicara, Not So Geeky, dan Macindos.tv. Keempat video blog ini punya benang merah yang sama, bercerita tentang informasi teknologi. Silakan simak saja isinya masing-masing. Ada yang dibawakan secara serius seperti Webicara, namun ada yang sangat santai seperti Not So Geekly.

Sedikit nyambung dengan tulisan saya mengenai narsisme digital, apa yang dilakukan para video blogger ini juga serupa. Mereka menunjukkan eksistensinya melalui kompetensi yang mereka miliki. Kebetulan mereka doyan dunia IT dan doyan bermain video, digabungkanlah hobi itu menjadi sesuatu yang unik.

Lalu, apakah video blog itu harus serius? Nggak harus. Nah, saya justru sangat berharap akan muncul blogger-blogger perempuan yang mau ikut unjuk diri melalui posting berupa video. Topik juga jangan lagi seputar IT. Cari topik yang fun. Kalau doyan shopping ya tentenglah kamera selalu pada saat ke mal. Cerita-cerita bagaimana berburu barang unik dan murah.

Kalau doyannya membaca buku, bikinlah rekaman video pendek tentang bagaimana perasaan kamu setelah membaca buku itu. Ceritakan dengan ekspresif seakan-seakan kamu sedang curhat dengan teman kamu. Banyak kok macam-macam caranya. Lihat-lihat deh karya video blogger luar seperti Hey Nadine,  iJustine, Val’s Art Diary.

Nggak usah bingung dengan peralatan. Manfaatkan saja telepon genggam atau webcam, hanya pakailah di ruang terbuka yang banyak cahaya. Kecuali kamu punya handycam berkualitas sedang, sebaiknya jangan pakai ruangan tertutup dan malam hari. Manfaatkan cahaya matahari sebagai sumber pencahayaan. Untuk mengeditnya, banyak kok perangkat lunak gratis bertebaran di internet. Salah satunya bisa pakai AVI Trimmer.

Nggak usah bingung juga dengan hosting. Unggah saja videonya ke YouTube, Vimeo, atau kalau mau yang lokal, bisa ke Beoscope atau Videoku.tv. Lalu embed video itu ke blog kamu. Yang asyik kalau pakai YouTube, kamu bisa menggunakan annotations. Kamu bisa memanfaatkan annotations ini untuk membuat video menjadi lebih interaktif. Contohnya seperti yang dilakukan Hey Nadine dalam video Easter Egg-nya.

Seperti awalnya ngeblog, bisa jadi posting video blog pada awalnya akan berkesan garing. Santai saja, dalam kesempatan-kesempatan posting berikutnya, pasti akan berkembang menjadi lebih baik. Dengan semakin sering posting, kamu pasti juga akan terbiasa kok.

Ayo, ayo, siapa yang mau mulai lebih dulu?

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 4.33 out of 5)
Loading ... Loading ...